TUGAS BAHASA INDONESIA HALAMAN 199
Topik 3: Berkurangnya eksistensi bahasa Indonesia di kalangan masyarakat
Pernyataan: Rasa bangga ber-
bahasa Indonesia belum tertanam pada setiap
orang Indonesia. Rasa menghargai bahasa asing
(dahulu bahasa Belanda, sekarang bahasa Inggris) masih terus menampak pada sebagian besar orang Indonesia. Mereka menganggap bahwa
bahasa asing lebih tinggi derajatnya ketimbang
bahasa nasional mereka sendiri, bahasa Indonesia. Bahkan, mereka seolah acuh tak acuh dengan perkembangan bahasa Indonesia (Muslich, 2010:
38).
Web/Halaman: https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/PRASI/article/view/8943/5776 (30)
Topik 1: Dengan bekal kemampuan dalam kecakapan, siswa diharapkan mampu menghadapi tantangan hidup dalam kehidupan.
Pernyataan: Kecakapan hidup akan memiliki makna yang luas apabila kegiatan pembelajaran yang dirancang memberikan dampak positif bagi peserta didik
dalam membantu memecahkan problematika kehidupannya, serta mengatasi problematika hidup dan kehidupan yang dihadapi secara proaktif dan reaktif guna
menemukan solusi dari permasalahannya.
Web/Halaman: http://a-research.upi.edu/operator/upload/t_pls_0809604_chapter1.pdf (1)
Topik 2: Pengembangan kecakapan (life skill) melalui ekstrakurikuler dari sekolah Pernyataan: Lifeskill atau yang dikatakan kecakapan hidup hakikatnya sangat dibutuhkan oleh seorang siswa, yang didapatkan melalui pendidikan formal maupunpendidikan non formal. Dalam suatu pendidikan diharapkan siswa tidak hanya ahli dalam bidang akademik saja, namun juga dalam bidang sosial yakni mampu bekerjasama dengan teman sebayanya, mampu menumbuhkan kekreatifan dalam menciptakan suatu produk dan lain sebagainya. Dengan adanya penerapan life skill atau kecakapan hidup dalam kegiatan ekstrakurikuler mampu menjadikan siswa tidak hanya fokus terhadap dunia pribadinya namun juga mampu menjadikan siswa lebih pedulid danmempunyai kepekaan terhadap lingkungan dan juga teman disekitarnya.
Web/Halaman: http://repo.uinsatu.ac.id/13170/4/BAB%20I.pdf (8-9)
Komentar
Posting Komentar